Ø
Pembelahan sel sangat penting
bagi kelangsungan hidup semua makhluk
hidup. Ada 3 alasan
mengapa sel mengalami pembelahan, yaitu untuk pertumbuhan, perbaikan, dan reproduksi.
Ø
Menurut teori sel, semua sel
hidup berasal dari sel yang sudah ada omnis cellula e cellula
Virchow pada tahun 1855. Pembentukan sel-sel baru atau anakan dari sel yang
sudah ada sebelumnya dapat terjadi
melalui proses pembelahan sel. Pembelahan sel dibedakan menjadi pembelahan mitosis dan
meiosis.
Ø
Pembelahan mitosis merupakan
tipe pembelahan sel yang menghasilkan kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah 2n atau disebut dengan makhluk hidup.
Ø
Pembelahan meiosis adalah
pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel II yaitu, profase II, metafase
II, anafase II, dan telofase II. Pembelahan ini hanya terjadi pada
organ kelamin.
Ø
Struktur organ reproduksi
manusia terdiri atas organ reproduksi atau alat kelamin luar dan dalam. Alat kelamin luar merupakan alat
kelamin yang terletak pada bagian luar tubuh atau dapat diamati secara langsung. Alat kelamin dalam merupakan alat
kelamin yang terletak pada bagian dalam
tubuh dan tidak dapat diamati secara langsung.
Ø
Alat kelamin antara laki-laki dan perempuan berbeda.
Pada laki-laki, alat kelamin luar adalah
penis dan skrotum, dan alat kelamin dalam meliputi testis, saluran sperma,
uretra, dan kelenjar reproduksi.
Ø
Pada anak laki- laki yang
berusia 13 atau 14 tahun, testis memproduksi sel kelamin laki-laki yang disebut sperma dan hormon
testosteron. Proses pembentukan sperma ini disebut spermatogenesis. Proses pembentukan Selanjutnya, sel
spermatogonium membelah secara mitosis membentuk
spermatosit sekunder melanjutkan pembelahan meiosis membentuk dua sel spermatid. Selanjutnya, spermatid
mengalami diferensiasi atau perkembangan menjadi spermatozoa.
Ø
Hormon testosteron memiliki
banyak fungsi, antara lain: mengatur perkembangan dan fungsi alat kelamin laki-laki, mengatur
perkembangan ciri-ciri kelamin sekunder. Pada masa ini anak laki- laki sedang mengalami masa pubertas.
Ø
Oosit primer akan membelah
secara meiosis I dan menghasilkan dua sel melanjutkan pembelahan yaitu meiosis II sehingga terbentuk
ootid dan badan polar sekunder. Begitu pula badan polar
primer, akan membelah menghasilkan dua badan polar sekunder. Pada akhirnya
ootid akan
Ø
progesteron. Hormon
ini mengatur siklus menstruasi dan juga mengatur
perkembangan ciri-ciri kelamin
sekunder pada perempuan.
Ø
Menstruasi merupakan suatu
keadaan dimana keluarnya darah, cairanjaringan, lendir, dan sel-sel epitel yang menyusun dinding
rahim Menstruasi terjadi
apabila sel telur tidak dibuahi
oleh sel sperma
Ø
Fertilisasi merupakan proses
peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur sehingga membentuk zigot. Proses fertilisiasi ini terjadi di dalam tuba
fallopi. Setelah terjadi fertilisasi, zigot yang
terbentuk akan melakukan pembelahan dan berkembang menjadi
embrio yang pada kondisi ini seseorang mengalami kehamilan.
Ø
Perkembangan embrio dalam
kandungan dapat dibagi menjadi beberapa periode, yaitu trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga.
Ø
Penyakit yang terjadi pada
sistem reproduksi manusia antara lain epididimiti