PUISI PERPISAHAN
Disuatu senja aku merasa nestapa
Merana tampa kata kata
Membisu termagu penuh ragu
Awan kelabu berarak meneyelimuti kalbu
Kelam,hitam,datang membayang
Menerjang menghadang
Masih kau kan tetap mengingat ku
Yang selalu berharap bersamamu
Namun,
Apalah daya Tuhan Jualah yang memisahkan kita
Manusia hanya sekedar berencana